Jakarta,
Pemerintah Kota Administrasi kecamatan jatinegara, Jakarta Timur menggelar acara rapat Koordinasi tingkat Kecamatan Jatinegara terkait siaga tawuran menjelang bulan suci ramadhan 1447 H/ 2026. di wilayah kecamatan jatinegara, Rapat berlangsung di Ruang rapat Lantai 2 Gedung Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kamis (22/1/2026).pada pukul 14.00wib s/d selesai.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh camat jatinegara, Jakarta Timur, Endang Kartika dan Polsek Jatinegara yang dimana diwakili oleh AKP M .subali, a.Md Wakapolsek Jatinegara beserta jajaran Polsek Jatinegara, Danramil 0505/JT, lurah sekecamatan jatinegara, Kasatpol PP se jatinegara , kasat Dishub Tingkat Kecamatan Jatinegara, FKDM, Pokdar Kamtibmas, SISKOMAS , FBR, BPPKB, MS3G, MUI, DMI, DPC Ansor, FORKABI, FKPPI, Karang taruna Kecamatan Jatinegara.
Endang mengatakan, langkah-langkah antisipasi ini dilakukan karena tawuran masih kerap terjadi dan menimbulkan keresahan Warga, Terlebih kecamatan jatinegara, jakarta timur.akan segera memasuki bulan suci Ramadan yang selama ini rawan terjadi konflik antar kelompok pemuda.
“Kami berusaha semaksimal mungkin, bukan hanya menyelesaikan, tetapi kalau bisa menghilangkan tawuran di Kecamatan Jatinegara” ujar endang.
Ia mengakui, insiden tawuran masih terjadi di beberapa titik, salah satunya baru-baru ini di Jalan DI Pandjaitan, Kecamatan Jatinegara.
Oleh karena itu, Rapat Koordinasi tingkat Kecamatan Jatinegara terkait siaga tawuran menjelang bulan suci ramadhan 1447 H/ 2026. kamtibmas di wilayah kecamatan jatinegara digelar untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Sebagai langkah konkret, Camat bersama aparat akan mendirikan sejumlah posko pengamanan di titik-titik rawan tawuran.
Nanti ada beberapa posko-Posko yang akan didirikan dan diisi oleh berbagai instansi menambahkan, setiap posko pengamanan akan diisi personel gabungan, terdiri dari anggota Polri, personel TNI, Satpol PP, dishub serta unsur ormas dan masyarakat di lingkungan kecamatan jatinegara, serta tokoh masyarakat juga dilibatkan untuk menjaga lingkungan masing-masing,” jelas Endang.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pencegahan dini dan menciptakan wilayah kecamatan jatinegara, Jakarta Timur yang aman dan bebas dari aksi tawuran (Zero Tawuran).





