JAKARTA,
Puluhan ruas jalan dan permukiman di berbagai wilayah Jakarta terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur secara berkelanjutan sejak Sabtu malam (7/3) hingga dini hari Minggu (8/3). Genangan air yang mencapai hingga 1,7 meter di beberapa titik menyebabkan arus lalu lintas terganggu signifikan, bahkan beberapa lokasi dinyatakan tidak dapat dilalui kendaraan sama sekali.
Berdasarkan pantauan dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, salah satu titik yang paling parah berada di Jalan Meruya Selatan, Jakarta Barat, tepatnya pada arah menuju Pos Polisi Meruya di depan Kompleks Meruya Indah. Ketinggian genangan air di lokasi tersebut tercatat sekitar 60 sentimeter, membuat akses menjadi total terhalang.
“Genangan air setinggi 60 cm di Jl Meruya Selatan arah ke Pos Pol Meruya (depan Komplek Meruya Indah) Jakarta Barat. Saat ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Diimbau bagi pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif,”
tulis TMC Polda Metro Jaya melalui akun resmi platform X pada Minggu pagi (8/3).
Selain Meruya Selatan, genangan juga mengganggu akses di Jalan Daan Mogot, tepatnya di depan Hotel Samala Cengkareng arah Samsat Jakarta Barat. Ketinggian air di lokasi ini mencapai sekitar 40 sentimeter, sehingga hanya lajur kanan yang dapat digunakan untuk lalulintas.
“Genangan air setinggi 40 cm di Jl Daan Mogot depan Hotel Samala Cengkareng arah Samsat Jakarta Barat. Diimbau bagi pengguna jalan yang melintas agar berhati-hati,”
demikian peringatan resmi dari TMC.
Ruas jalan strategis lainnya yang terkena dampak adalah Jalan Ring Road Puri Kembangan, Jakarta Barat. Bagian jalan yang menghubungkan arah Pasar Minggu-Ciledug dinyatakan belum dapat dilalui kendaraan, dengan pihak berwenang segera mengimbau pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif dan tetap waspada.
“Terdapat genangan air di Jl Ring Road Puri Kembangan Jakarta Barat. Saat ini untuk yang menuju Pasar Minggu Ciledug belum bisa dilalui dan dihimbau bagi pengguna jalan untuk berhati-hati serta menggunakan jalur alternatif,” tambah keterangan resmi TMC.
Di wilayah Jakarta Selatan, genangan juga terpantau di Jalan Kapten Tendean. Meskipun ruas jalan tersebut masih dapat dilalui, pihak berwenang menekankan agar pengendara tetap berhati-hati mengingat kondisi permukaan jalan yang licin dan visibilitas yang mungkin terganggu akibat genangan.
Data resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 06.00 WIB Minggu (8/3), terdapat total 48 RT di berbagai wilayah permukiman dan 16 ruas jalan yang tergenang banjir. Ketinggian air terbesar tercatat mencapai 1,7 meter di beberapa titik yang tidak disebutkan secara rinci.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 48 RT dan 16 jalan tergenang,”
ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, dalam keterangannya yang dikutip dari detikNews.
Di sisi permukiman, dampak banjir juga dirasakan oleh warga di Jalan Mawar 2, RT 03 RW 02, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat. Hujan yang semakin intens di tengah malam menyebabkan air mulai menggenangi rumah-rumah warga dan terus meningkat hingga dini hari.
Ferry, salah satu warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya terkait penanganan yang belum terealisasikan hingga sekitar pukul 04.30 WIB. “Hujan semakin deras, di mana SDA dan lurah Cengkareng Barat tidak ada penanganan sampai jam 4.30 dini hari,” katanya saat dihubungi pada pagi hari.
Jenny, warga lain di lokasi yang sama, menambahkan bahwa hujan mulai turun sejak sekitar pukul 22.00 WIB Sabtu malam dan terus berlanjut hingga dini hari. Intensitas hujan bahkan meningkat signifikan sekitar pukul 03.00 WIB, menyebabkan air segera menggenangi halaman dan bagian dalam beberapa rumah.
“Kita sudah memantau kondisi sejak malam tadi, air mulai masuk ke rumah sekitar jam 03.30. Semoga hujan segera reda agar air bisa surut cepat,” ujar Jenny yang saat ini masih bersama keluarga memantau perkembangan kondisi banjir.
Beberapa warga juga menyampaikan kekecewaan terkait belum adanya bantuan langsung dari pemerintah kota terkait penanganan banjir di wilayah mereka. Namun, hingga saat berita ini diterbitkan, pihak BPBD belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut. Pihak berwenang hanya menyampaikan bahwa tim sudah berada di lapangan untuk melakukan pemantauan dan penanganan sesuai dengan prioritas lokasi yang terdampak.
Kondisi cuaca di Jakarta hingga siang hari Minggu diperkirakan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, sehingga pihak berwenang mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap mengikuti informasi terbaru terkait kondisi jalan dan permukiman yang terdampak banjir.
