DEPOK,
Menyongsong Hari Pers Nasional (HPN) 2026, berbagai organisasi dan komunitas jurnalis di Kota Depok resmi menyatukan langkah. Dalam pertemuan strategis yang digelar di Depok, para insan pers sepakat membentuk kepanitiaan bersama guna merayakan hari bersejarah bagi dunia kewartawanan nasional tersebut dengan semangat soliditas tanpa sekat.
Melalui hasil mufakat, Johanes Hutapea dari Komunitas Jurnalis Depok (KJD) dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Panitia HPN 2026 Kota Depok.
Posisi Sekretaris dijabat oleh Benny Gerungan (Ketua PWOIN Kota Depok), sementara Anis Muriany (Ketua IPJI Kota Depok) resmi ditunjuk sebagai Bendahara.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran tokoh pers daerah, di antaranya Muryanto (Majelis Pers Depok), Christin (Ketua Pewarna Kota Depok), Joko Warihnyo (Mitra Pers Depok), serta Denny Syaepudin (PJPM Kota Depok).
Sederhana, Khidmat, dan Reflektif
Rangkaian peringatan HPN 2026 di Depok rencananya akan dikemas secara khidmat namun penuh makna.
Selain prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur dan santunan bagi anak yatim, acara ini juga akan diisi dengan pembacaan puisi serta agenda munggahan untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Lebih dari sekadar seremoni, Johanes Hutapea menegaskan bahwa momentum ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi lintas organisasi. Senada dengan itu, Anis Muriany menyebut gerakan kolektif ini adalah bentuk komitmen nyata para ketua organisasi pers dalam menjaga eksistensi jurnalis di tingkat lokal.
Misi Integritas dan Perlindungan Pers
Di tengah tantangan industri media, Benny Gerungan menekankan bahwa HPN 2026 harus menjadi tonggak penguat pilar demokrasi. Ia menggarisbawahi pentingnya kebersamaan dalam keberagaman tanpa memandang latar belakang suku, budaya, maupun agama.
”Tujuan utama kita adalah membangun soliditas serta menjaga integritas dan kode etik profesi. Kami menyuarakan dengan tegas penghentian segala bentuk kriminalisasi dan diskriminasi terhadap pers,” ujar Benny.
Peringatan HPN 2026 Kota Depok diharapkan menjadi sinyal kuat bahwa pers di Depok tetap bersatu dalam satu garis perjuangan: menjaga muruah profesi dan kemanusiaan.

