Wakil Bupati Halmahera Tengah Buka Puasa Bersama Santri Darul Hunafa: Komitmen Nyata untuk Pendidikan Pesantren

​"Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumal, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama santri Yayasan Pendidikan Darul Hunafa. Dalam momen ini, Pemerintah Daerah berkomitmen memberikan bantuan tenaga pengajar guna memperkuat kualitas pendidikan pesantren di Halteng."

WEDA, The Wasesa News – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum emas untuk mempererat tali silaturahmi antara umara (pemerintah) dan elemen pendidikan agama. Pada Rabu, 11 Maret 2026, Wakil Bupati Halmahera Tengah Buka Puasa bersama ratusan santri di Yayasan Pendidikan Darul Hunafa, Desa Nurweda, Kecamatan Weda. Kehadiran orang nomor dua di Halmahera Tengah (Halteng) ini membawa angin segar bagi perkembangan pendidikan Islam di wilayah tersebut.

​Didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Wakil Bupati Ahlan Djumadil disambut hangat oleh para pengurus yayasan dan santri yang telah menantikan momen kebersamaan ini. Acara yang berlangsung di tengah suasana religius yang kental tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap institusi pendidikan non-formal yang menjadi basis pembentukan karakter generasi muda.

wakil bupati buka puasa dan sholat berjamaah bersama santri-santri
wakil bupati buka puasa dan sholat berjamaah bersama santri-santri

Motivasi Wakil Bupati: Santri adalah Masa Depan Negeri

​Dalam sambutannya yang penuh inspirasi, Ahlan Djumal memberikan pesan khusus bagi para santri Pesantren Darul Hunafa. Beliau menekankan bahwa tantangan masa depan Halmahera Tengah akan jauh lebih berat, sehingga penguasaan ilmu agama dan pengetahuan umum harus berjalan beriringan.

​“Saya mengajak kepada anak-anak pesantren untuk tetap semangat belajar. Kedepan kalian harus menjadi anak-anak yang sukses. Kalian adalah masa depan negeri ini,” ujar Ahlan Djumal dengan nada penuh optimisme. Beliau juga menambahkan bahwa santri memiliki keunggulan moral yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah menuju masa depan yang mandiri dan sejahtera.

Diskusi Strategis: Solusi Tenaga Pengajar Pesantren

​Momen buka puasa bersama ini tidak hanya diisi dengan makan bersama, tetapi juga menjadi wadah diskusi antara pihak yayasan dan pemerintah. Kepala Yayasan Pendidikan Darul Hunafa, Anas Salim, S.Pd.I, memaparkan kondisi terkini pesantren, terutama mengenai ketergantungan terhadap tenaga pengajar dari luar daerah.

​Selama ini, pihak yayasan rutin mendatangkan sekitar delapan guru dari Pulau Jawa setiap tahunnya untuk menunjang proses belajar mengajar. Meskipun hal ini memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan, namun keterlibatan putra daerah sebagai tenaga pengajar tetap menjadi prioritas jangka panjang.

​Menanggapi kendala tersebut, Wakil Bupati menunjukkan komitmen cepat. Beliau berjanji akan mengupayakan penyediaan tenaga pengajar asal Halmahera Tengah. “Kedepannya juga bisa ada guru dari Halteng. Nanti saya akan carikan empat guru untuk membantu mengajar di yayasan ini. Saya juga akan membantu membiayai mereka serta menyiapkan tempat tinggalnya,” tegas Ahlan Djumal.

wakil buoatu bersama santri-santri mengambil wudhu untuk sholat berjamaah
wakil buoatu bersama santri-santri mengambil wudhu untuk sholat berjamaah

Harapan Kebersamaan Umara dan Pondok Pesantren

​Pihak Yayasan Pendidikan Darul Hunafa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kunjungan ini. Anas Salim mengungkapkan bahwa kehadiran pejabat daerah secara langsung ke pondok pesantren memberikan dampak psikologis yang luar biasa bagi para santri. Hal ini membuat mereka merasa diakui dan diperhatikan oleh negara.

​“Semoga kebersamaan seperti ini terus berlanjut sehingga hubungan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah dengan pondok-pondok pesantren di Halmahera Tengah tetap terjalin dengan baik,” ungkap Anas Salim. Ia berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada acara seremoni semata, melainkan berlanjut pada bantuan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.

Penutup: Doa untuk Pemimpin Halmahera Tengah

​Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Para pengurus yayasan dan santri mendoakan agar jajaran pimpinan daerah, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan umur panjang dalam mengemban amanah memimpin rakyat. Doa ini menjadi simbol harmonisasi antara masyarakat religius dan pemerintah dalam membangun Halteng ke arah yang lebih baik.

​Sinergi antara umara dan institusi pendidikan seperti Darul Hunafa adalah pondasi penting bagi pembangunan sumber daya manusia di Maluku Utara. Dengan perhatian yang tulus dari pemimpin daerah, pesantren diharapkan mampu mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual.

Harapan Besar bagi Santri Halmahera Tengah

​Kehadiran pemerintah daerah di tengah-tengah santri bukan hanya sekadar dukungan materi, melainkan bentuk pengakuan bahwa pesantren adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem kemajuan Halmahera Tengah. Dengan adanya jaminan bantuan tenaga pengajar dan fasilitas dari Wakil Bupati, diharapkan Pesantren Darul Hunafa dapat terus berkembang dan melahirkan generasi emas yang akan memimpin negeri ini di masa depan. Semangat silaturahmi yang terjalin erat ini menjadi modal sosial yang kuat dalam membangun Halteng yang lebih mandiri dan religius.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!