TNI Gelar Gotong Royong, Rehabilitasi Rumah Bocor Milik Warga di Dusun Wonosari Pasuruan

PASURUAN,

Di tengah reruntuhan dinding tua dan tumpukan puing bata merah yang menyelimuti halaman rumah sederhana, seorang prajurit TNI dengan seragam loreng khas mengangkat palu besar dengan tekun.

Setiap ketukan yang jatuh disertai debu yang beterbangan, menggambarkan semangat gotong royong yang tengah menghidupkan harapan baru bagi satu keluarga di Dusun Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Dengan postur membungkuk, prajurit tersebut fokus menghancurkan sisa-sisa lantai lama yang sudah tidak rata.

Di sekitarnya, gerobak dorong dan ember tergeletak rapi – simbol kerja keras tanpa kenal lelah yang dilakukan demi memberikan hunian yang lebih layak bagi sesama warga.

Pemilik rumah yang menjadi penerima manfaat, Bapak Khoirul Anam, menyampaikan pernyataan penuh haru saat menyaksikan proses rehabilitasi berlangsung.

“Alhamdulillah, rumah yang selama ini bocor dan retak-retak akhirnya mendapat perhatian,” ujarnya dengan nada syukur. “Saya sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan. Mereka tidak hanya membangun rumah, tapi juga membangun harapan kami untuk hidup lebih baik.”

Proses pembangunan dimulai dari tahap pembongkaran struktur lama yang sudah rapuh, meliputi dinding bata retak dan lantai yang tidak stabil.

Prajurit TNI bekerja bahu-membahu dengan warga setempat, menggunakan alat seadanya seperti palu, sekop, dan gerobak dorong untuk membersihkan puing hingga siap untuk tahap selanjutnya.

Rencana tahapan selanjutnya mencakup pembangunan fondasi baru, pemasangan dinding, atap, hingga finishing yang menyeluruh agar rumah benar-benar aman dan layak huni bagi keluarga Bapak Khoirul Anam.

Kegiatan ini bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di sela-sela kesibukan, terlihat kebersamaan hangat: prajurit berbincang santai dengan warga, saling membantu mengangkut material, dan sesekali tertawa bersama di tengah debu dan keringat.

Hal ini selaras dengan semangat TMMD yang selalu menekankan sinergi antara militer dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa.

“Satgas TMMD Ke-127 tidak hanya membangun dinding dan atap, tetapi juga memperkuat ikatan sosial serta menanamkan rasa percaya bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ujar salah satu petugas yang terlibat.

Bapak Khoirul Anam dan keluarganya kini dengan harap menanti hari ketika rumah baru siap ditempati – sebuah mimpi sederhana yang kini semakin dekat berkat setiap ketukan palu dan semangat tak kenal lelah dari prajurit TNI di pagi yang cerah itu.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!