Wilson Lalengke Tegaskan “Londo Ireng” Bukan Jurnalis atau LSM, Melainkan Penguasa yang Menindas Rakyat

"Secara historis, istilah 'Londo Ireng' merujuk pada kelompok pribumi yang menggunakan kekuasaan untuk menindas bangsanya sendiri. Makna tersebut sangat berbeda dengan peran jurnalis dan LSM yang selama ini menjalankan fungsi kontrol sosial dalam sistem demokrasi. Pelabelan ini berpotensi mengaburkan makna sejarah sekaligus mereduksi peran pers. Istilah tersebut justru lebih tepat ditujukan kepada oknum penguasa yang menyalahgunakan kewenangan dan bertindak merugikan kepentingan rakyat," tegas Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/7/2026).




