Satgas Yonif 643/Wns Gagalkan Penyelundupan Ganja Lintas Batas di Mosso Papua

Satgas Yonif 643/Wns pimpinan Letkol Inf Adhi Sumarno berhasil menggagalkan penyelundupan ganja seberat 1,5 kg di Kp. Mosso, perbatasan RI-PNG. Operasi sweeping malam hari ini berhasil mengamankan tiga pelaku, termasuk satu warga negara asing asal Papua Nugini.

MOSSO, PAPUA – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga kedaulatan negara serta memerangi peredaran narkotika di wilayah perbatasan terus membuahkan hasil yang gemilang. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Statis Satgas Yonif 643/Wns. Melalui operasi sweeping rutin yang dilakukan secara profesional, para prajurit Wanarasakti ini berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja dalam jumlah besar di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pada Selasa (24/03/2026).

​Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari kewaspadaan tinggi yang diterapkan oleh personel Satgas Yonif 643/Wns di wilayah-wilayah rawan yang sering dijadikan jalur tikus oleh para pelaku tindak pidana lintas batas. Penangkapan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi jaringan pengedar narkoba internasional bahwa perbatasan Papua dijaga ketat oleh prajurit-prajurit terbaik yang tidak mengenal kompromi terhadap segala bentuk aktivitas ilegal.

Kronologi Penangkapan di Larut Malam

Personel Satgas Yonif 643/Wns saat mengamankan barang bukti ganja dan tersangka penyelundupan narkotika di perbatasan Papua.- thewasesanews.com

​Penggagalan peredaran narkotika jenis ganja tersebut bermula dari pelaksanaan patroli keamanan dan sweeping rutin yang dilakukan oleh Pos Mosso. Operasi yang berlangsung pada Selasa malam, tepatnya sekitar pukul 23.30 WIT tersebut, dipimpin langsung oleh Sertu Hendri selaku Wakil Komandan Pos (Wadanpos) Mosso beserta 5 orang personel lainnya. Di tengah kegelapan malam hutan Papua, ketajaman insting prajurit Satgas Yonif 643/Wns berhasil mendeteksi pergerakan mencurigakan dari sekelompok orang yang melintas.

​Saat dilakukan pemeriksaan secara mendalam, petugas menemukan barang bukti yang mengejutkan. Ketiga pelaku tidak berkutik saat personel Satgas Yonif 643/Wns menemukan puluhan paket ganja yang disembunyikan secara rapi. Tindakan taktis dan cepat dari Sertu Hendri beserta timnya memastikan para pelaku tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri ke dalam hutan yang lebat di sekitar wilayah perbatasan Mosso.

Barang Bukti Ganja dan Identitas Para Pelaku

Barang Bukti Pelaku Berupa Ganja. - Thewasesanews.com

​Dalam operasi tersebut, personel Satgas Yonif 643/Wns berhasil mengamankan barang bukti narkotika dalam jumlah yang cukup signifikan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan sebanyak 22 paket ganja siap edar dengan berat total mencapai 714,48 gram. Tidak hanya itu, petugas juga mengamankan satu karung berisi ganja mentah seberat 850 gram yang belum dikemas, yang diduga kuat baru saja dibawa melintasi garis batas negara.

​Setelah dilakukan pendalaman melalui interogasi terbatas yang dilakukan secara profesional di Pos Mosso, tim Satgas Yonif 643/Wns berhasil mengungkap identitas ketiga pelaku. Mirisnya, salah satu pelaku berinisial SA (24) merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Papua Nugini (PNG). Sementara dua pelaku lainnya, berinisial A (20) dan JB (22), merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang teridentifikasi berdomisili di Kota Sorong. Keterlibatan lintas warga negara ini mengindikasikan adanya jaringan sindikat narkotika yang mencoba memanfaatkan celah di wilayah perbatasan.

Komitmen Dansatgas Yonif 643/Wns: Menyelamatkan Generasi Muda

​Menanggapi keberhasilan anggotanya di lapangan, Komandan Satgas Yonif 643/Wns, Letkol Inf Adhi Sumarno, memberikan apresiasi yang sangat tinggi. Beliau menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan implementasi nyata dari tugas pokok Satgas Pamtas dalam memberantas penyakit masyarakat dan tindakan kriminal di wilayah perbatasan negara. Dansatgas menginstruksikan agar seluruh jajaran terus meningkatkan intensitas pengawasan guna menekan angka penyelundupan barang haram tersebut.

​“Keberhasilan personel Satgas Yonif 643/Wns dalam menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja ini secara tidak langsung telah memberikan kontribusi nyata dalam menyelamatkan masa depan generasi muda, khususnya di tanah Papua. Setiap gram ganja yang kita sita berarti kita telah memutus rantai perusakan mental anak bangsa. Kami tidak akan membiarkan sejengkal pun tanah perbatasan dijadikan jalur peredaran narkoba,” tegas Letkol Inf Adhi Sumarno dengan penuh wibawa.

Sinergitas dan Proses Hukum Selanjutnya

​Pasca penangkapan, Danpos Mosso segera melaporkan kejadian tersebut kepada komando atas guna koordinasi lebih lanjut. Sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, para pelaku beserta seluruh barang bukti yang telah disita akan diserahkan kepada pihak kepolisian (Polresta Jayapura Kota) untuk menjalani proses penyidikan dan penuntutan secara hukum pidana. Satgas Yonif 643/Wns berkomitmen untuk terus bersinergi dengan instansi terkait, termasuk BNN dan Bea Cukai, dalam menjaga integritas wilayah perbatasan.

​Langkah tegas ini diambil guna memberikan efek jera (deterrent effect) bagi siapa pun yang mencoba bermain-main dengan hukum di wilayah penugasan Satgas Yonif 643/Wns. Pengawasan di jalur-jalur tikus dan pelabuhan rakyat akan terus diperketat, mengingat letak Kampung Mosso yang sangat strategis sebagai pintu masuk dari negara tetangga.

Pentingnya Dukungan Masyarakat Perbatasan

​Dalam keterangannya kepada The Wasesa News, Letkol Inf Adhi Sumarno juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di perbatasan Papua untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan mereka dari pengaruh narkoba. Kerjasama antara TNI dan rakyat adalah kunci utama dalam mendeteksi dini setiap ancaman keamanan, termasuk peredaran narkotika yang dapat merusak tatanan sosial warga setempat.

​Prajurit Satgas Yonif 643/Wns akan terus hadir sebagai pelindung rakyat sekaligus benteng pertahanan negara. Dengan semangat Wanarasakti, setiap personel berkomitmen untuk menjaga kehormatan satuan melalui prestasi-prestasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara. Kemenangan atas peredaran narkoba di Mosso hari ini adalah kemenangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dedikasi Tanpa Henti di Garis Batas

​Sebagai penutup, keberhasilan penggagalan ganja di Distrik Muara Tami ini menambah daftar panjang prestasi gemilang yang ditorehkan oleh Satgas Yonif 643/Wns selama masa penugasan di Papua. Setiap rintangan di medan tugas dijadikan motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi ibu pertiwi.

​Laporan mendalam ini kami sajikan sebagai bentuk dukungan informasi atas kinerja positif aparat TNI di perbatasan. The Wasesa News berkomitmen untuk selalu hadir mengabarkan setiap bakti nyata dari Satgas Yonif 643/Wns demi kedaulatan bangsa dan keselamatan generasi penerus Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!