Program Makan Bergizi Gratis BGN Dapat Dukungan Penuh Perisai SI – Sudah Jangkau Lebih dari 61 Juta Penerima Manfaat

Program Makan Bergizi Gratis adalah kebijakan yang sangat penting untuk memastikan generasi masa depan Indonesia tumbuh sehat dan kuat. PP Perisai SI mendukung penuh langkah Badan Gizi Nasional dalam memperluas cakupan program ini di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Adhitya Yusma secara tegas saat memberikan keterangan pers.

JAKARTA,

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Serikat Islam (SI) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Dukungan tersebut disampaikan secara resmi oleh Adhitya Yusma, Ketua Umum PP Perisai SI, bersama Muhammad Nur, Sekretaris Jenderal organisasi tersebut, kepada awak media pada Hari Minggu (1/3/2026) dalam acara Haul Guru Bangsa yang berlangsung di Taman Amir Hamzah 2, Menteng, Jakarta Pusat.

Sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mendukung upaya pemerintah memperkuat ketahanan gizi masyarakat Indonesia, Adhitya Yusma menegaskan bahwa Program MBG bukan hanya sebuah kebijakan sosial, melainkan langkah strategis untuk memastikan pemenuhan kebutuhan gizi bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah kebijakan yang sangat penting untuk memastikan generasi masa depan Indonesia tumbuh sehat dan kuat. PP Perisai SI mendukung penuh langkah Badan Gizi Nasional dalam memperluas cakupan program ini di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Adhitya Yusma secara tegas saat memberikan keterangan pers.

Data resmi dari BGN per awal Maret 2026 menunjukkan bahwa Program MBG telah berhasil menjangkau sebanyak 61.239.037 penerima manfaat yang terdiri dari empat kelompok sasaran utama. Pelaksanaan program ini didukung oleh 24.443 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar merata di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari tingkat kota hingga desa.

Dari total jumlah SPPG yang beroperasi, sebanyak 8.700 unit telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari upaya pemerintah untuk memperkuat aspek keamanan pangan dalam distribusi makanan bergizi, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi tetapi juga menjamin kesehatan para penerima manfaat.

Muhammad Nur, Sekretaris Jenderal PP Perisai SI, menilai bahwa pencapaian tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem pemenuhan gizi nasional yang terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, program ini memiliki dampak jangka panjang yang signifikan bagi perkembangan bangsa.

“Peningkatan jumlah SPPG hingga 32.000 unit yang direncanakan pemerintah merupakan langkah penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap makanan bergizi sekaligus mempercepat pemerataan layanan gizi di seluruh Indonesia,” jelas Muhammad Nur.

Ia juga menambahkan bahwa target pemerintah untuk menjangkau 82,9 juta penerima manfaat pada akhir tahun 2026 merupakan langkah ambisius yang patut didukung oleh seluruh elemen bangsa. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan pihak terkait menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan target tersebut.

Selain mendukung pelaksanaan program utama, PP Perisai SI juga menyambut baik harapan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, agar BPJS Kesehatan dapat memberikan program jaminan kesehatan bagi para penerima manfaat MBG. Organisasi ini menilai bahwa integrasi antara program gizi dan jaminan kesehatan akan memberikan perlindungan yang lebih komprehensif bagi masyarakat.

“Jaminan kesehatan bagi penerima manfaat MBG merupakan langkah yang sangat strategis. Dengan perlindungan kesehatan yang memadai, masyarakat tidak hanya mendapatkan asupan gizi yang baik tetapi juga jaminan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan,” paparkan Sekjen PP Perisai SI.

Adhitya Yusma menegaskan bahwa PP Perisai SI siap memberikan dukungan penuh mulai dari sosialisasi program hingga pengawasan pelaksanaannya di tingkat lokal. Organisasi ini juga berkomitmen untuk memastikan bahwa program berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Kita tidak hanya mendukung secara verbal, tetapi juga siap bergerak bersama pemerintah untuk memastikan bahwa setiap orang yang berhak mendapatkan manfaat dari program ini benar-benar merasakan dampaknya. Ketahanan gizi adalah pondasi utama untuk membangun generasi yang kuat dan berdaya saing,” tambah Adhitya Yusma.

Perlu diketahui bahwa Program MBG merupakan bagian dari upaya nasional untuk mencapai target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait dengan penghapusan kelaparan dan pemenuhan gizi yang baik. Dengan dukungan dari berbagai pihak seperti Perisai SI, diharapkan program ini dapat berjalan dengan lebih optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Narasumber : Adhitya Yusma (Ketua Umum PP Perisai Serikat Islam) & Muhammad Nur (Sekretaris Jenderal PP Perisai Serikat Islam)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!