​Pangdam XXIV/MT Kunjungi Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali: Memperkuat Kedaulatan di Tanah Papua Selatan

Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto tinjau Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali di Mappi, Papua Selatan. Simak arahan strategis menjaga kedaulatan NKRI.

MAPPI, The Wasesa NewsKomitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga setiap jengkal tanah air, khususnya di wilayah perbatasan, kembali ditegaskan melalui aksi nyata di lapangan. Pada Rabu, 11 Maret 2026, Pangdam XXIV/MT Kunjungi Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali yang bermarkas di Pos Kotis, Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan.

​Kunjungan kerja Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.S.i., ini bukan sekadar seremoni militer biasa, melainkan sebuah misi strategis untuk memastikan kesiapan operasional, moril prajurit, serta efektivitas pengamanan di salah satu wilayah paling dinamis di ufuk timur Nusantara. Di tengah tantangan geografis dan sosial yang kompleks, kehadiran pucuk pimpinan Kodam XXIV/MT ini menjadi suntikan semangat bagi para patriot penjaga perbatasan.

Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto tinjau Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali di Mappi
Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto tinjau Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali di Mappi

Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah Mappi

​Kehadiran Mayjen TNI Lucky Avianto didampingi oleh pejabat teras militer lainnya, termasuk Dankolakops 174/ATW dan Aster Kasdam. Namun, yang menarik perhatian adalah hadirnya Bupati dan Wakil Bupati Mappi dalam rombongan tersebut. Sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda) ini menunjukkan bahwa stabilitas keamanan di Papua Selatan tidak hanya dibangun melalui kekuatan senjata, tetapi melalui kolaborasi administratif dan pembangunan kewilayahan.

​Dalam berbagai kesempatan, Pangdam menegaskan bahwa prajurit TNI harus mampu menjadi solusi bagi kesulitan masyarakat di sekitarnya. “TNI kuat bersama rakyat bukan sekadar slogan, melainkan prinsip kerja di lapangan,” ungkapnya saat memberikan arahan di depan para prajurit Yonif 123/Rajawali. Sinergi ini krusial untuk menciptakan iklim kondusif bagi percepatan pembangunan di Provinsi Papua Selatan yang baru mekar tersebut.

Evaluasi Kesiapan Operasional di Perbatasan

​Selama Pangdam XXIV/MT Kunjungi Satgas Pamtas, beliau melakukan peninjauan mendalam terhadap berbagai fasilitas di Pos Kotis. Mendengarkan laporan langsung dari Dansatgas mengenai situasi keamanan terkini menjadi agenda utama. Evaluasi ini mencakup deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan serta kendala logistik yang dihadapi prajurit di lapangan.

​Kabupaten Mappi yang didominasi oleh lahan basah dan sungai-sungai besar memberikan tantangan tersendiri bagi mobilitas pasukan. Oleh karena itu, Pangdam menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan intelijen teritorial untuk menutup celah-celah rawan di perbatasan RI-PNG. Beliau mengapresiasi inovasi yang dilakukan Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali dalam menjaga keutuhan wilayah meskipun dengan keterbatasan sarana prasarana.

dedikasi yang ditunjukkan oleh Yonif 123/Rajawali di bawah pengawasan langsung Kodam XXIV/MT
dedikasi yang ditunjukkan oleh Yonif 123/Rajawali di bawah pengawasan langsung Kodam XXIV/MT.

Arahan Strategis: Profesionalisme dan Kedisiplinan

​Di hadapan seluruh personel satgas, Mayjen TNI Lucky Avianto memberikan motivasi yang membakar semangat. Beliau menekankan tiga poin utama: profesionalisme, kedisiplinan, dan koordinasi. Prajurit dituntut untuk tetap waspada namun tetap humanis saat berinteraksi dengan masyarakat adat setempat.

​”Kunjungan ini adalah bentuk perhatian dan apresiasi kami kepada seluruh prajurit yang telah bekerja keras di daerah yang penuh tantangan ini. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegas Pangdam. Arahan ini menjadi pedoman bagi prajurit agar tidak lengah dalam menjalankan tugas mulia menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menjaga Moril Prajurit di Garis Depan

​Bagi seorang prajurit yang bertugas jauh dari keluarga di tengah hutan Papua, kunjungan pimpinan memiliki makna psikologis yang mendalam. Hal ini membuktikan bahwa negara hadir dan peduli terhadap keringat yang mereka curahkan. Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123 Rajawali melaporkan bahwa kunjungan ini meningkatkan moril pasukan secara signifikan.

​Selain aspek keamanan, Pangdam juga meninjau program-program teritorial yang dijalankan satgas, seperti bantuan pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi warga Distrik Obaa. Hal ini membuktikan bahwa Satgas Pamtas tidak hanya bertindak sebagai penjaga batas fisik, tetapi juga sebagai agen pembangunan sosial yang membantu pemerintah dalam menyejahterakan rakyat Papua.

Kesimpulan: Masa Depan Papua Selatan yang Aman

​Kunjungan kerja Pangdam XXIV/MT ke wilayah Mappi ini diharapkan menjadi katalisator bagi terciptanya situasi yang semakin aman dan kondusif. Keamanan yang stabil adalah kunci utama bagi masuknya investasi dan berjalannya program pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

​Dengan dedikasi yang ditunjukkan oleh Yonif 123/Rajawali di bawah pengawasan langsung Kodam XXIV/MT, kedaulatan Indonesia di perbatasan timur dipastikan tetap kokoh. Rakyat Mappi kini dapat menatap masa depan dengan lebih tenang, didampingi oleh prajurit-prajurit terbaik bangsa yang siap berkorban demi tegaknya merah putih.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!