Pangdam I/BB Tinjau Simulasi Gelar Rumah Sakit Lapangan di Makodam I/BB Guna Perkuat Kesiapsiagaan Dukungan Kesehatan Darurat

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa meninjau langsung simulasi gelar Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) Kesdam I/BB di Medan sebagai bentuk kesiapsiagaan dukungan kesehatan darurat.

MEDAN, The Wasesa NewsPangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa meninjau langsung kegiatan simulasi gelar Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang dilaksanakan oleh jajaran Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan (Kesdam I/BB) bertempat di Lapangan Hijau Makodam I/BB, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (27/03/2026). Kegiatan peninjauan yang dilakukan oleh Pangdam I/BB ini merupakan bentuk nyata dari upaya pimpinan dalam memastikan kesiapsiagaan dukungan kesehatan militer dalam menghadapi berbagai potensi kondisi darurat, baik dalam rangka operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP), seperti penanggulangan bencana alam yang membutuhkan respon medis cepat dan masif di lapangan. Pelaksanaan gelar rumah sakit lapangan ini juga menjadi bagian dari tindak lanjut atas perintah pimpinan TNI guna menjamin stabilitas pelayanan kesehatan bagi prajurit maupun masyarakat luas yang berada di wilayah teritorial Kodam I/Bukit Barisan sewaktu-waktu dibutuhkan.

Rumah Sakit Lapangan Kodan 1/Bukit Barisan. - thewasesanews.com

​Kehadiran Pangdam I/BB di lokasi simulasi bertujuan untuk mengecek secara mendalam kesiapan operasional seluruh komponen pendukung rumah sakit, mulai dari aspek personel medis, kelengkapan material kesehatan, hingga mekanisme alur pelayanan pasien di medan tugas yang sebenarnya. Simulasi gelar Rumkitlap yang diselenggarakan oleh Kesdam I/BB ini menyiapkan fasilitas medis yang sangat komprehensif, mencakup berbagai fungsi layanan kesehatan vital yang setara dengan rumah sakit statis namun bersifat mobile. Fasilitas tersebut mencakup tenda perawatan, ruang isolasi, Unit Gawat Darurat (UGD), Intensive Care Unit (ICU), hingga tenda operasi yang telah didukung dengan sterilitas tinggi. Selain itu, sarana pendukung diagnosa medis seperti laboratorium, ruang radiologi, serta instalasi farmasi juga digelar dalam kondisi siap pakai, dengan total keseluruhan mencapai 20 unit tenda yang semuanya dalam kondisi lengkap dan siap memberikan pelayanan medis darurat secara menyeluruh di lokasi bencana atau medan penugasan.

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa saat meninjau fasilitas Rumkitlap di Makodam I/BB. - thewasesanews.com

​Dalam peninjauannya, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa menekankan bahwa kualitas pelayanan kesehatan di lapangan sangat bergantung pada keandalan alat kesehatan yang dimiliki. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kesiapan alat kesehatan (alkes) yang digelar tergolong sangat memadai dan telah memenuhi standar operasional medis militer modern. Dukungan sarana meliputi 88 tempat tidur pasien yang telah tertata rapi, peralatan monitoring medis canggih, ventilator untuk bantuan pernapasan, defibrillator, serta perlengkapan penunjang tindakan bedah medis lainnya yang sangat krusial dalam menyelamatkan nyawa di saat genting. Keandalan fasilitas tambahan seperti genset berkapasitas besar untuk pasokan listrik tanpa putus, sistem pengolahan air bersih yang higienis, unit ambulans lapangan, hingga peralatan laboratorium dan radiologi portabel turut memperkuat kemampuan Rumkitlap dalam memberikan pelayanan medis yang paripurna tanpa bergantung pada infrastruktur tetap di sekitarnya.

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa saat meninjau fasilitas Rumkitlap di Makodam I/BB. - thewasesanews.com

​Secara umum, kondisi bekal materiil (bekmat) rumah sakit lapangan tersebut dinyatakan dalam kondisi baik dan lengkap, meskipun Pangdam I/BB tetap memberikan sejumlah arahan strategis terkait evaluasi teknis pada beberapa item tertentu yang mengalami kelebihan atau kekurangan distribusi. Hal ini menjadi bagian penting dari proses audit internal teknis di lapangan agar ketika Rumkitlap ini benar-benar digerakkan menuju wilayah terdampak darurat, tidak ada lagi kendala logistik yang menghambat kecepatan penanganan pasien. Kesiapan optimal yang ditunjukkan oleh Kesdam I/BB ini menjadi bukti bahwa sistem dukungan kesehatan di jajaran Kodam I/Bukit Barisan telah berada pada level tertinggi, siap dikerahkan untuk memperkuat ketahanan nasional melalui jalur kemanusiaan dan kesehatan, sejalan dengan visi TNI yang selalu hadir sebagai solusi di tengah kesulitan rakyat.

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa saat meninjau fasilitas Rumkitlap di Makodam I/BB. - thewasesanews.com

​Mayjen TNI Hendy Antariksa selaku Pangdam I/BB menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh personel Kesdam I/BB yang telah bekerja keras menyelenggarakan simulasi ini dengan tingkat profesionalisme yang membanggakan. Menurutnya, kemampuan untuk menggelar rumah sakit dalam waktu singkat di lokasi yang tidak terduga merupakan kompetensi inti yang harus dimiliki oleh satuan kesehatan militer. Pangdam I/BB menginstruksikan agar seluruh material kesehatan tersebut terus dirawat secara berkala dan dilakukan pengecekan fungsi secara rutin agar masa pakai alkes dapat bertahan lama serta selalu siap operasional. Pemeliharaan materiil yang baik merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada negara atas investasi alat kesehatan mahal yang dititipkan kepada satuan, sehingga kebermanfaatannya dapat dirasakan oleh seluruh prajurit dan masyarakat Sumatera Utara maupun wilayah cakupan Kodam I/BB lainnya.

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa saat meninjau fasilitas Rumkitlap di Makodam I/BB. - thewasesanews.com

​Kegiatan gelar Rumkitlap ini juga dimaksudkan sebagai sarana latihan bagi para tenaga medis militer agar terbiasa bekerja dalam lingkungan lapangan yang dinamis dan penuh tekanan. Penempatan tenda komando dan administrasi yang terintegrasi memungkinkan koordinasi antara tim medis dan komando kewilayahan berjalan lebih sinkron dalam setiap operasi dukungan kesehatan. Pangdam I/BB berharap, melalui simulasi ini, seluruh perwira dan bintara kesehatan memiliki gambaran yang utuh mengenai prosedur tetap (protap) penggelaran rumah sakit, mulai dari pemilihan lokasi lapangan yang strategis hingga proses evakuasi medis lanjutan menggunakan sarana angkut yang tersedia. Pengintegrasian ambulans dan sistem rujukan medis darurat menjadi poin penting yang terus ditekankan oleh pimpinan selama masa peninjauan berlangsung guna meminimalisir risiko fatalitas pada pasien di lapangan.

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa saat meninjau fasilitas Rumkitlap di Makodam I/BB. - thewasesanews.com

​Selain aspek teknis medis, simulasi ini juga menonjolkan aspek kemandirian unit kesehatan militer dalam mengelola logistik internal, seperti ketersediaan obat-obatan di tenda farmasi dan akurasi hasil diagnosa di tenda radiologi serta laboratorium lapangan. Pangdam I/BB menegaskan bahwa profesionalisme prajurit kesehatan diuji saat mereka mampu memberikan hasil diagnosa yang cepat dan akurat di tengah keterbatasan fasilitas lapangan. Oleh karena itu, modernisasi alat kesehatan di jajaran Kodam I/BB akan terus menjadi prioritas guna menunjang keberhasilan tugas pokok TNI di wilayah perbatasan maupun daerah rawan bencana yang seringkali sulit dijangkau oleh tim medis sipil pada fase awal kedaruratan.

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa saat meninjau fasilitas Rumkitlap di Makodam I/BB.- thewasesanews.com

​Partisipasi aktif dari para pejabat utama Kodam I/BB dalam peninjauan ini juga menunjukkan dukungan penuh staf terhadap kesiapan operasional satuan kesehatan. Kolaborasi antara fungsi operasi, logistik, dan teritorial sangat diperlukan dalam setiap penggelaran Rumkitlap, karena aspek pengamanan lokasi, pasokan bekal ulang medis, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah setempat akan menentukan efektivitas pelayanan medis yang diberikan. Dengan selesainya kegiatan simulasi ini, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa memastikan bahwa Kodam I/Bukit Barisan memiliki aset kesehatan yang sangat mumpuni dan siap sedia mendukung program pemerintah dalam penanganan krisis kesehatan nasional maupun internasional jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh komando atas.

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa saat meninjau fasilitas Rumkitlap di Makodam I/BB. - thewasesanews.com

​Menutup rangkaian peninjauan, Pangdam I/BB kembali mengingatkan seluruh prajurit bahwa tugas TNI adalah menjaga kedaulatan dan melindungi segenap bangsa, termasuk dalam hal perlindungan kesehatan di masa sulit. Kesuksesan simulasi gelar Rumkitlap ini merupakan prestasi tersendiri bagi Kesdam I/BB, namun tidak boleh membuat satuan menjadi cepat puas. Latihan dan evaluasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi medis terbaru serta dinamika ancaman kesehatan global yang semakin kompleks. Keberadaan Rumkitlap Makodam I/BB ini diharapkan menjadi simbol harapan dan kekuatan bagi rakyat, bahwa TNI selalu siap melindungi kesehatan warga negara di mana pun dan kapan pun dibutuhkan dengan fasilitas medis yang setara dengan standar rumah sakit modern.

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa saat meninjau fasilitas Rumkitlap di Makodam I/BB.- thewasesanews.com

​Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras di lingkungan Makodam, di antaranya Kasdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Aslog Kasdam I/BB, Aster Kasdam I/BB, serta Kakesdam I/BB beserta jajaran perwira menengah di lingkungan Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan. Seluruh rangkaian kegiatan peninjauan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan disiplin tinggi prajurit Bukit Barisan dalam setiap pelaksanaan tugas operasional.

Sumber: Pendam I/BB

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!