ENTIKONG,
Hujan intens tinggi yang mengguyur Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, selama beberapa hari terakhir menyebabkan longsor di Desa Palapasang.
Material tanah bercampur kayu dan bebatuan menutup sebagian badan jalan paralel yang menjadi akses penghubung antarwilayah, pada hari Sabtu (9/01/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa longsor berasal dari tebing di sisi kiri jalan. Tanah labil yang tergerus air hujan runtuh dan menutupi jalur kendaraan, sehingga lalu lintas tidak dapat berjalan normal.
Selain tanah, sejumlah batang kayu dan pelepah tanaman juga terseret dan menghalangi badan jalan.
Akibat kejadian ini, warga setempat terpaksa memperlambat perjalanan atau menggunakan jalur alternatif.
Kondisi jalan yang tertutup longsor semakin diperparah oleh aliran air hujan yang membuat permukaan jalan licin, berpotensi membahayakan pengguna jalan terutama pengendara roda dua.
Salah seorang warga Desa Palapasang menyampaikan bahwa longsor terjadi setelah hujan deras turun sejak malam hingga pagi hari.
“Kalau hujan deras seperti ini, tanah di kawasan ini memang rawan longsor. Jalan ini sangat penting karena digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan penanganan dengan membersihkan material longsor serta memperkuat tebing sekitar jalan agar tidak terjadi kejadian serupa.
Mengingat jalan paralel tersebut merupakan akses vital masyarakat, penanganan cepat sangat dibutuhkan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan korban jiwa dari peristiwa tersebut.
Namun warga diminta tetap waspada terutama saat hujan deras, karena potensi longsor susulan masih dapat terjadi mengingat kondisi cuaca yang belum stabil.
