PASURUAN,
Suasana hangat dan penuh kebersamaan kembali menyelimuti Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Hari ini, Selasa (10/3), fasilitas kamar mandi, cuci, dan kakus (MCK) di mushola desa yang sebelumnya rusak parah akhirnya selesai direhabilitasi dan dibersihkan secara tuntas oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan. Kegiatan ini menjadi salah satu sasaran fisik terakhir sebelum program tersebut resmi ditutup esok hari, Rabu (11/3).
Di lokasi mushola, dua prajurit Satgas terlihat sibuk bekerja dengan semangat. Satu di antaranya, dengan sapu di tangan, menyapu lantai yang kini terlihat lebih bersih dan rapi, sementara rekannya mengguyur air ke halaman depan yang baru saja direhab, membersihkan sisa-sisa debu dan material sisa pekerjaan. Gerakan mereka yang terkoordinasi menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan tugas dengan baik.
Anggota Satgas TMMD, Kopda Zainul, yang turut terlibat dalam kegiatan ini, menyatakan bahwa rehabilitasi MCK mushola merupakan bagian dari komitmen TNI untuk mendukung sarana ibadah dan menjaga kebersihan lingkungan masyarakat. “Kami ingin fasilitas ini bisa digunakan dengan nyaman oleh warga, terutama dalam kegiatan ibadah sehari-hari. Semoga dengan adanya perbaikan ini, kenyamanan jamaah semakin terjaga,” ujarnya dengan senyum tulus.
Kepala Desa Wonosari, Itah Purnamawati, menyambut baik hasil pembangunan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya MCK di mushola tersebut kondisinya sudah sangat memprihatinkan, sehingga kurang layak digunakan oleh warga. “Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD Ke-127 yang telah membantu memperbaiki dan membersihkan fasilitas ini. Sekarang, MCK sudah bersih dan nyaman, yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi warga, terutama menjelang bulan suci Ramadan yang akan datang,” katanya dengan penuh haru.
Tokoh masyarakat Desa Wonosari juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya TNI. Menurut mereka, kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membawa perubahan fisik di desa, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara prajurit TNI dan warga. “Kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan program ini sangat berharga. Kami merasa didukung dan diperhatikan oleh TNI, yang tentunya membuat kami semakin bangga menjadi bagian dari bangsa ini,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Program TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan yang dimulai pada 10 Februari 2026 ini telah melaksanakan berbagai sasaran fisik dan nonfisik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Wonosari. Selain rehabilitasi MCK mushola, Satgas juga telah melakukan normalisasi sungai untuk mencegah banjir, membersihkan lingkungan desa, serta melaksanakan berbagai kegiatan edukatif dan sosial yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga.
Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat. “TMMD bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, kepercayaan, dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Kami berharap apa yang telah kami lakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Wonosari dan sekitarnya,” katanya.
Menjelang penutupan program esok hari, warga Desa Wonosari merasa sedih harus berpisah dengan para prajurit Satgas TMMD, tetapi juga merasa bahagia dan bersyukur atas segala perubahan yang telah terjadi di desa mereka. “Kami akan selalu mengingat kebaikan dan pengabdian para prajurit TNI. Semoga program seperti ini terus berlanjut di masa depan, sehingga desa-desa lain juga dapat merasakan manfaatnya,” ujar Itah Purnamawati mewakili warga desa.
Kegiatan rehabilitasi MCK mushola di Desa Wonosari ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat dapat menghasilkan hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi bersama. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, segala tantangan dapat diatasi, dan pembangunan desa dapat berjalan dengan lancar dan berkelanjutan.
