NIAS SELATAN, The Wasesa News – Kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga kedaulatan fisik, melainkan juga menjadi motor penggerak pembangunan infrastruktur di daerah terpencil. Pada Selasa, 10 Maret 2026, Kasad Resmikan Jembatan Bailey Sifalago Gomo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Peresmian ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, sebagai simbol selesainya proyek strategis yang dinantikan ribuan warga.

Dalam kunjungan kerja di Kepulauan Nias ini, Kasad didampingi oleh Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, beserta jajaran petinggi Mabesad dan pengurus pusat Persit Kartika Chandra Kirana. Kunjungan ini menegaskan bahwa pembangunan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) tetap menjadi prioritas utama bagi TNI Angkatan Darat guna memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga.
Penyambutan Adat dan Kehangatan Masyarakat Nias
Setibanya di Bandara Binaka Gunungsitoli, rombongan disambut dengan prosesi adat yang sakral. Wali Kota Gunungsitoli bersama para bupati se-Kepulauan Nias memberikan penghormatan melalui tarian sekapur sirih serta pemberian kain adat Nias. Sambutan hangat ini merupakan bentuk apresiasi tulus dari masyarakat Nias atas perhatian besar TNI terhadap kesejahteraan mereka.
Kasad dan rombongan kemudian melanjutkan perjalanan udara menggunakan Helly Caracal dan Helly Mi-17 menuju Kecamatan Gomo. Di sana, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak kembali disambut dengan pakaian adat lengkap beserta mahkota oleh Bupati Nias Selatan. Penghormatan ini melambangkan bahwa TNI telah dianggap sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Nias yang turut berjasa membangun peradaban di pelosok desa.

Jembatan Bailey: Solusi Strategis di Tengah Tantangan Geografis
Pembangunan Jembatan Bailey di Sungai Sifalago oleh Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad) adalah solusi teknis yang tepat untuk medan berat seperti di Gomo. Jembatan ini memiliki peran vital dalam menghubungkan akses ekonomi dan pendidikan masyarakat. Sebelum jembatan ini berdiri, mobilitas warga sering terhambat terutama saat debit air sungai meningkat tajam.
Dalam paparannya, Dirfasjas Pusziad menjelaskan bahwa konstruksi jembatan ini dirancang untuk memiliki daya tahan tinggi dan proses perakitan yang relatif cepat. Melalui Kasad Resmikan Jembatan Bailey Sifalago, akses darat yang sebelumnya terputus kini kembali pulih, memungkinkan kendaraan logistik dan transportasi umum melintas dengan aman. Hal ini tentu akan berdampak langsung pada penurunan biaya distribusi barang kebutuhan pokok di Nias Selatan.
Dialog Kemanusiaan dan Bakti Sosial TNI
Tidak hanya meresmikan infrastruktur fisik, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan para guru dan siswa SMKN 1 Boronadu. Sekolah ini merupakan salah satu penerima manfaat utama dari jembatan tersebut, karena memudahkan para siswa menyeberangi sungai menuju tempat belajar. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas pendidikan, Kasad menyerahkan bantuan komputer untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Bakti TNI tidak berhenti di situ. Di lokasi yang sama, digelar pula pengobatan massal bagi masyarakat sekitar. “TNI hadir di sini untuk memastikan bahwa rakyat tidak hanya mendapatkan akses jalan, tapi juga mendapatkan akses kesehatan dan pendidikan yang lebih baik,” tegas Kasad saat berdialog dengan warga. Kehadiran ribuan warga dalam bakti sosial ini menunjukkan betapa tingginya kepercayaan publik terhadap institusi TNI.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pembangunan Daerah
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara dan jajaran Forkopimda. Kehadiran pemerintah daerah bersama petinggi TNI seperti Irjenad, Dankodiklatad, dan para Asisten Kasad menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara militer dan pemerintah sipil. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh kontraktor swasta biasa.
Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, menyatakan bahwa jajaran Kodam I/BB akan terus mengawal pemeliharaan jembatan ini dan memastikan manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan. Sinergi ini sejalan dengan visi TNI AD untuk selalu hadir memberikan solusi di tengah-tengah kesulitan rakyat, apa pun tantangannya.
Kesimpulan: Menuju Nias yang Lebih Sejahtera
Peresmian Jembatan Bailey Sifalago adalah bukti nyata bahwa pengabdian TNI melampaui tugas-tugas tempur. Infrastruktur ini adalah “jembatan harapan” bagi masyarakat Nias Selatan untuk meraih masa depan yang lebih sejahtera. Dengan konektivitas yang lebih baik, potensi pariwisata dan pertanian di Gomo diharapkan dapat dieksplorasi secara maksimal, membawa kemakmuran bagi seluruh masyarakat Kepulauan Nias.
Sumber : Pendam 1/BB
