Karya Bakti Satgas Yonif 521/DY Bersihkan Gereja Bezer Kelila Papua Pegunungan: Wujud Kepedulian TNI kepada Masyarakat

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E, M.I.P, menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) yang bertujuan untuk menjalin komunikasi sosial yang baik serta mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat di wilayah penugasan.

KELILA,

Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta mempererat rasa kemanunggalan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan masyarakat, Satgas Yonif 521/Dharma Yudha (DY) melaksanakan kegiatan karya bakti dengan fokus membersihkan lingkungan Gereja Bezer di Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan yang diadakan pada Minggu pagi ini diisi dengan kerja sama erat antara prajurit dengan warga jemaat serta masyarakat sekitar.

BAHU-MEMBAHU GOTONG ROYONG SIAPKAN TEMPAT IBADAH LEBIH NYAMAN

Sejak pukul 08.00 WIT (Waktu Indonesia Timur), puluhan personel Satgas Yonif 521/DY berkumpul di halaman Gereja Bezer bersama ratusan warga jemaat dan masyarakat sekitar. Dengan semangat gotong royong yang tinggi, mereka mulai menjalankan tugas-tugas yang telah dibagi: sebagian fokus membersihkan halaman gereja dari sampah dan dedaunan yang menumpuk, kelompok lain memotong rumput liar yang tumbuh subur di sekeliling kompleks tempat ibadah, sementara kelompok lainnya merapikan area sekitar gereja dengan membersihkan saluran drainase dan menyapu bagian dalam ruang ibadah.

Suasana kerja bakti terasa hangat dengan obrolan serta tawa yang menyertainya. Para prajurit yang dikenal dengan julukan Prajurit Macan Kumbang bekerja dengan penuh semangat, bahkan membantu beberapa warga yang tidak memiliki alat pemotong rumput dengan memberikan bantuan tenaga dan peralatan dari satuan.

“Kita ingin memastikan bahwa tempat ibadah yang menjadi pusat aktivitas spiritual masyarakat ini terlihat bersih, rapi, dan nyaman untuk digunakan. Setiap detail diperhatikan, mulai dari kebersihan halaman hingga kerapian area sekitar, karena kami mengerti betapa pentingnya tempat ibadah bagi kehidupan masyarakat di sini,” ujar salah satu personel Satgas Yonif 521/DY, Serda Yogi Pratama.

KEGIATAN MERUPAKAN BAGIAN DARI PROGRAM PEMBINAAN TERITORIAL

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E, M.I.P, menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) yang bertujuan untuk menjalin komunikasi sosial yang baik serta mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat di wilayah penugasan.

“Kegiatan karya bakti ini merupakan bagian dari upaya kita untuk menjalin komunikasi sosial yang baik antara TNI dan masyarakat. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana yang sangat efektif untuk mempererat tali silaturahmi dengan warga di Distrik Kelila. Kami ingin menunjukkan bahwa TNI tidak hanya ada untuk menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya dalam sambutan sebelum kegiatan dimulai.

Menurutnya, program Binter yang dilakukan secara berkala di berbagai wilayah bertujuan untuk membangun sinergi antara aparatur keamanan dengan elemen masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang damai, kondusif, dan penuh rasa persaudaraan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar, termasuk tempat ibadah yang menjadi milik bersama.

MASYARAKAT DAN PENGURUS GEREJA MENYAMBUT BAIK DENGAN HATI PUAS

Masyarakat dan pengurus Gereja Bezer menyambut baik kegiatan karya bakti yang dilakukan oleh Satgas Yonif 521/DY. Mereka mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian serta bantuan yang diberikan secara ikhlas oleh prajurit TNI.

Bapak Gerat Pagawak (48 tahun), selaku Pendeta Gereja Bezer Distrik Kelila, tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya terhadap kehadiran dan kontribusi para prajurit.

“Terima kasih kepada TNI yang bertugas di Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, yang hadir dan turun langsung membersihkan Gereja serta memotong rumput halaman Gereja. Terima kasih sudah membantu dengan ikhlas, kami mengucapkan banyak terima kasih,” ujarnya dengan suara penuh rasa syukur.

Menurutnya, kebersihan tempat ibadah sangat penting bagi jemaat dalam menjalankan ibadah. Sebelumnya, pengurus gereja sering kesulitan membersihkan area yang luas karena keterbatasan tenaga dan alat. Dengan bantuan dari Satgas Yonif 521/DY, pekerjaan yang biasanya memakan waktu berhari-hari dapat diselesaikan hanya dalam beberapa jam.

“Setelah ini, tempat ibadah kita menjadi lebih nyaman. Jemaat akan merasa lebih senang datang beribadah, dan ini juga menjadi bukti bahwa TNI benar-benar berada di tengah-tengah masyarakat untuk membantu kita,” tambah Pendeta Gerat Pagawak.

Salah satu warga jemaat, Ibu Yuliana Wenda (35 tahun), juga mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. “Kami sangat bersyukur ada bantuan dari TNI. Kami sering kesulitan membersihkan rumput yang tinggi karena tidak punya alat yang cukup. Sekarang gereja jadi sangat bersih dan terawat,” ujarnya sambil membantu menyapu dedaunan di dekat pintu masuk gereja.

HARAPAN HUBUNGAN HARMONIS TERUS TERJALIN DI PAPUA PEGUNUNGAN

Melalui kegiatan karya bakti yang sederhana namun penuh makna ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di Distrik Kelila serta seluruh wilayah Kabupaten Mamberamo Tengah dapat terus terjalin dengan baik. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, serta penuh rasa persaudaraan di tanah Papua Pegunungan.

“Kami berharap bahwa kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. TNI akan selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai hal yang bermanfaat, baik dalam bidang keamanan maupun pembangunan masyarakat. Bersama-sama kita bangun wilayah ini menjadi lebih baik,” tutup Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pendeta Gerat Pagawak, di mana seluruh peserta memohon kesehatan dan keselamatan bagi seluruh prajurit TNI yang bertugas di wilayah tersebut, serta berkah bagi seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong ini.

Sumber : Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!