Gotong Royong TNI Yonif 521/DY dan Masyarakat Napua Buka Lahan Pertanian: Dorong Ketahanan Pangan Papua Pegunungan

JAYAWIJAYA,

Semangat gotong royong kembali menghangatkan wilayah Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, setelah Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 521/DY “Macan Kumbang” bekerja sama dengan masyarakat lokal membuka lahan pertanian pada Rabu (25/2/2026).

Kegiatan kolaboratif ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan di wilayah binaan.

Di lokasi lahan yang akan diolah, personel satgas bersama warga setempat bekerja bahu-membahu membersihkan area, menebang semak belukar, serta merapikan tanah yang sebelumnya belum tergarap.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E, M.I.P, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial yang bertujuan mengoptimalkan potensi alam lokal.

“Kita ingin membantu masyarakat memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam komoditas pertanian seperti sayur-sayuran dan umbi-umbian, yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari serta mendukung ketahanan pangan daerah,” ujarnya dalam sambutannya saat kegiatan berlangsung.

Yiskal, salah satu perwakilan masyarakat Distrik Napua, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam terhadap kehadiran prajurit TNI.

Menurutnya, kerja sama yang terjalin tidak hanya mempercepat proses pembukaan lahan, tetapi juga semakin mengeratkan tali silaturahmi dan hubungan kekeluargaan antara TNI dan warga lokal.

“Dengan kebersamaan ini, kita merasa tidak sendirian dalam menghadapi tantangan. Prajurit selalu siap membantu setiap kesulitan yang kita alami,” ucap Yiskal.

Satgas Yonif 521/DY “Macan Kumbang” terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat Papua Pegunungan, memberikan manfaat nyata melalui berbagai program kolaboratif dan mendukung pembangunan berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan bersama bagi seluruh lapisan masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!