PASURUAN, JAWA TIMUR
Semangat gotong royong yang melampaui batasan peran dan status sosial tercermin secara nyata dalam pelaksanaan Tugas Pembangunan Masyarakat (TMMD) Ke-127 yang digagas Kodim 0819/Pasuruan. Pada Senin (09/03/2026), Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama ribuan warga Dusun Kili, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, fokus melakukan renovasi menyeluruh pada fasilitas ibadah yang menjadi jantung kebersamaan masyarakat setempat: mushola yang telah berdiri sejak beberapa tahun silam.
Proyek yang diusung kali ini tidak hanya sebatas perawatan ringan, melainkan pekerjaan konstruksi yang meliputi tiga tahap utama: pemasangan rangka plafon baru, pemasangan lembaran plafon pada area dalam dan luar mushola, serta pengecatan ulang seluruh permukaan dinding dengan bahan berkualitas. Langkah-langkah ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan ibadah sekaligus memperpanjang umur penggunaan fasilitas yang sering menjadi tempat berkumpulnya warga untuk berbagai aktivitas keagamaan dan sosial.
Di lokasi pekerjaan, suasana kerja sama yang erat terlihat dari setiap aksi yang dilakukan. Satu prajurit dari Satgas TMMD dengan fokus tinggi menyikat dan mengecat bagian bawah dinding, memastikan setiap sudut terlapisi secara merata. Dua rekan seperjuangannya kemudian melanjutkan ke bagian atas dinding, menggunakan tangga tinggi untuk menjangkau area yang sulit dijangkau, dengan cat tembok bermerek terpercaya yang dipilih secara cermat untuk menjamin ketahanan terhadap cuaca dan keawetan warna. Setiap gerakan mereka dilakukan dengan hati-hati, tidak hanya untuk hasil yang maksimal tetapi juga menghormati nilai spiritual yang melekat pada tempat ibadah tersebut.
Sementara itu, tim khusus yang menangani pemasangan plafon menunjukkan koordinasi yang prima. Dua pekerja – terdiri dari prajurit dan warga lokal – naik ke atas perancah bambu yang dibangun secara kokoh untuk memasang lembaran plafon di area luar mushola. Di bawahnya, beberapa rekan mereka membantu menyampaikan material, memastikan posisi plafon tepat sesuai dengan desain yang telah disepakati, serta menjaga keamanan seluruh tim kerja. Meskipun terpapar terik matahari yang cukup menyengat pada siang hari, tidak ada seorang pun yang menunjukkan kelelahan atau mengurangi semangat kerja. Semua pihak menyadari bahwa hasil dari kerja keras ini akan dinikmati oleh seluruh masyarakat Dusun Kili untuk waktu yang panjang.
“TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik yang bisa dilihat secara kasat mata, tetapi lebih dari itu adalah upaya nyata untuk mempererat tali silaturahmi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan masyarakat,” ujar Serda Bambang, salah satu anggota Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan dalam wawancara khusus. Beliau menambahkan, “Renovasi plafon dan pengecatan mushola ini diharapkan tidak hanya memberi kenyamanan saat beribadah, tetapi juga menjadi bukti nyata kehadiran TNI yang selalu siap berdampingan dengan rakyat dalam membangun daerah dan memperkuat fondasi kehidupan berbangsa.”
Kepada wartawan yang meliput lokasi, Kepala Dusun Kili, Bapak Supriyadi, juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Menurutnya, mushola yang telah mengalami kerusakan pada plafon dan perubahan warna pada dinding akibat cuaca telah lama menjadi kekhawatiran masyarakat. “Kami sangat bersyukur ada TMMD yang datang ke desa kami. Bukan hanya karena pekerjaan yang dilakukan secara cuma-cuma, tetapi lebih karena semangat gotong royong yang ditanamkan membuat kita semua semakin kompak,” jelasnya dengan senyum bangga.
Progres pekerjaan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh panitia pelaksana. Hingga sore hari pada hari pelaksanaan pertama, sekitar 60% dari total pekerjaan telah selesai – dengan bagian pengecatan dinding dalam mencapai tahap akhir dan pemasangan plafon luar telah menyentuh angka 75%. Tim kerja berencana menyelesaikan seluruh proyek dalam waktu dua hari ke depan, sehingga mushola dapat segera dimanfaatkan kembali untuk kegiatan ibadah rutin serta acara keagamaan besar yang akan datang.
Selain manfaat fisik yang diperoleh, renovasi mushola ini juga diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di antara warga Dusun Kili. Fasilitas ibadah yang nyaman dan menarik secara visual dipercaya dapat meningkatkan minat masyarakat untuk lebih aktif dalam kegiatan keagamaan, sekaligus menjadi tempat bertemu dan saling membantu antarwarga. Hal ini selaras dengan tujuan utama TMMD yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan karakter dan solidaritas masyarakat.
Kodim 0819/Pasuruan juga menyampaikan bahwa TMMD Ke-127 tahun ini tidak hanya berfokus pada renovasi mushola di Dusun Kili. Beberapa proyek lain juga akan dilakukan di berbagai desa se-Kabupaten Pasuruan dalam beberapa minggu mendatang, antara lain pembangunan jalan desa, pembuatan sumur bor untuk akses air bersih, serta renovasi fasilitas pendidikan. Semua proyek tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan yang telah diidentifikasi bersama dengan pemerintah lokal dan masyarakat setempat, sehingga setiap langkah pembangunan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi rakyat.
