Gotong Royong Bersihkan Jalan Kobakma: Satgas Yonif 521/DY dan Pemuda Papua Pegunungan Jaga Lingkungan serta Pererat Silaturahmi

"Kehadiran Satgas Yonif 521/DY dalam kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya generasi muda," ujar Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E, M.I.P

Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah

Sebuah aksi nyata untuk mengangkat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan menghiasi distrik Kobakma, ketika Satgas Yonif 521/DY bekerja sama dengan para pemuda lokal melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan jalan kampung. Langkah kolaboratif ini tidak hanya mengubah wajah fisik kawasan yang dulunya berserakan sampah non organik, tetapi juga menjadi pijakan kuat untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dengan masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.

Dalam suasana yang penuh semangat gotong royong, ratusan personel Satgas Yonif 521/DY dan pemuda Kobakma bergandengan tangan membersihkan setiap sudut jalan kampung yang terlantar. Fokus utama kegiatan ini adalah menangani sampah plastik dan berbagai jenis sampah non organik lainnya yang selama ini mengganggu keindahan dan kesehatan lingkungan. Dengan alat pembersih sederhana seperti ember, sekop, dan kantong sampah, mereka secara teratur mengumpulkan dan mengangkut limbah ke tempat pembuangan sementara yang telah disiapkan bersama pemerintah lokal.

“Kehadiran Satgas Yonif 521/DY dalam kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E, M.I.P dalam sambutannya saat penutupan kegiatan.

Pimpinan satgas yang akrab disapa Letkol Rahadyan menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang dirancang untuk membangun sinergi antara aparatur keamanan dengan elemen masyarakat. Menurutnya, generasi muda adalah ujung tombak perubahan yang dapat membawa dampak positif bagi perkembangan wilayah, sehingga penting untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang erat sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam penuh ini mendapatkan sambutan hangat dari seluruh lapisan masyarakat Kobakma. Banyak warga yang secara sukarela turut membantu, bahkan beberapa ibu rumah tangga menyediakan minuman dan camilan untuk para peserta sebagai bentuk apresiasi atas usaha yang dilakukan. Tidak hanya itu, beberapa pelajar sekolah dasar juga ikut serta dalam kegiatan ini, menjadi bukti bahwa semangat peduli lingkungan mulai menjalar ke generasi muda yang lebih awal.

Anir Polona (27 tahun), salah satu perwakilan pemuda Distrik Kobakma, mengungkapkan rasa bangga dan kebahagiaan atas kolaborasi yang terjalin. “Kami sangat senang dapat bekerja bersama dengan anggota Satgas. Selain mendapatkan ilmu tentang cara mengelola sampah dengan benar, kami juga merasakan kedekatan yang sebenarnya dengan prajurit yang selama ini menjaga keamanan wilayah kita,” ucapnya dengan penuh semangat.

Menurut Anir, kegiatan seperti ini memberikan motivasi baru bagi para pemuda lokal untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri. Setelah acara berakhir, para pemuda bahkan telah sepakat untuk membentuk kelompok kerja rutin yang akan secara berkala membersihkan kawasan umum di distrik Kobakma. Mereka juga berencana untuk menyebarkan edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah kepada warga sekitar, khususnya mengenai pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Dampak yang dihasilkan dari karya bakti ini tidak hanya terlihat dari kondisi jalan yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga dari suasana hati masyarakat yang semakin positif terhadap kehadiran TNI di wilayah mereka. Banyak warga yang mengaku merasa lebih dekat dengan prajurit yang selama ini dikenal sebagai “Macan Kumbang” – julukan yang diberikan kepada Yonif 521/DY karena kecepatan dan ketangguhan dalam menjalankan tugas.

Selain pembersihan fisik, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk berbagi pengetahuan tentang praktik pengelolaan sampah yang tepat. Personel Satgas yang telah mendapatkan pelatihan tentang lingkungan menjelaskan kepada para pemuda cara memilah sampah, membuat kompos dari limbah organik, dan cara mendaur ulang beberapa jenis sampah yang masih memiliki nilai guna. Pengetahuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri di masa mendatang.

Pihak Satgas juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala di berbagai distrik di wilayah kerja Yonif 521/DY. Rencananya, selanjutnya akan ditambahkan program penanaman pohon dan pembuatan tempat sampah umum yang ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kebersihan dan keindahan alam Papua Pegunungan.

“Kami berharap melalui kerja sama yang erat dengan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat tercipta lingkungan yang bersih, sehat, serta semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Papua Pegunungan,” tutup Letkol Rahadyan sambil memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

Dumber : Prajurit Macan Kumbang Yonif 521/DY

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!