Banjir Jakarta 8 Maret 2026: 48 RT & 16 Ruas Jalan Tergenang, Air Capai 1,7 Meter

“BPBD mencatat saat ini terdapat 48 RT dan 16 jalan tergenang,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, dalam keterangannya

JAKARTA,

Sejumlah ruas jalan dan permukiman di berbagai wilayah Jakarta terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Sabtu malam (7/3) hingga dini hari Minggu (8/3). Genangan air mencapai 60 sentimeter di beberapa titik strategis dan bahkan menyentuh 1,7 meter di wilayah permukiman, mengganggu aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas.

16 RUAS JALAN TERGENANG, MERUYA SELATAN TIDAK DAPAT DILALUI

Berdasarkan data dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, genangan air paling signifikan terjadi di Jalan Meruya Selatan, Jakarta Barat, tepatnya pada arah menuju Pos Polisi Meruya di depan Kompleks Meruya Indah. Ketinggian air di lokasi tersebut mencapai 60 sentimeter, membuat ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan apapun.

“Genangan air setinggi 60 cm di Jl Meruya Selatan arah ke Pos Pol Meruya (depan Komplek Meruya Indah) Jakarta Barat. Saat ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Diimbau bagi pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif,” tulis TMC Polda Metro Jaya melalui akun resmi X pada pukul 05.15 WIB.

Selain Meruya Selatan, genangan juga melanda Jalan Daan Mogot di depan Hotel Samala Cengkareng arah Samsat Jakarta Barat dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter. Kendaraan hanya dapat melintas melalui lajur kanan dengan kecepatan rendah. TMC juga mengimbau pengendara agar tetap berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut.

Ruas jalan lain yang terkena dampak adalah Jalan Ring Road Puri Kembangan, Jakarta Barat, di mana akses menuju Pasar Minggu Ciledug sepenuhnya terhalang. Genangan juga terpantau di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, meskipun ruas jalan tersebut masih dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan.

BPBD: 48 RT TERENDAM, AIR CAPAI 1,7 METER

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 06.00 WIB, sebanyak 48 Rukun Tetangga (RT) dan 16 ruas jalan di berbagai wilayah ibu kota tergenang banjir. Ketinggian air di beberapa titik permukiman bahkan mencapai 1,7 meter.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 48 RT dan 16 jalan tergenang,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, dalam keterangannya.

Salah satu permukiman yang terdampak parah adalah Jalan Mawar 2, RT 03 RW 02, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng. Hujan yang turun dengan intensitas tinggi sejak malam hari menyebabkan air menggenangi rumah-rumah warga dan terus meningkat hingga dini hari.

WARGA KABARKAN BELUM ADA PENANGANAN SAMPAI PUKUL 04.30 WIB

Ferry, salah satu warga Cengkareng Barat, mengungkapkan bahwa hujan semakin deras menjelang tengah malam dan kondisi banjir tidak mendapatkan tanggapan dari pihak berwenang hingga sekitar pukul 04.30 WIB.

“Hujan semakin deras, di mana SDA (Satuan Damkar) dan lurah Cengkareng Barat tidak ada penanganan sampai jam 4.30 dini hari,” katanya saat dihubungi Minggu pagi.

Jenny, warga lain di lokasi yang sama, menyebut hujan mulai turun sekitar pukul 22.00 WIB Sabtu malam dan terus berlanjut hingga dini hari. Intensitas hujan bahkan meningkat sekitar pukul 03.00 WIB, membuat air segera menggenangi halaman rumah dan sebagian ruangan dalam rumah.

“Kita sudah mempersiapkan barang berharga dan mengangkatnya ke tempat yang lebih tinggi. Semoga hujan segera reda agar air bisa surut cepat,” ucap Jenny dengan khawatir.

Beberapa warga juga menyampaikan kekhawatiran dan rasa kecewa karena belum adanya bantuan atau langkah penanganan dari pemerintah kota terkait banjir yang terjadi di wilayah mereka. Mereka berharap pihak berwenang dapat segera mengambil tindakan untuk mempercepat proses penggenangan dan mencegah terjadinya banjir kembali di masa mendatang.

PERKUATAN PENANGANAN DAN IMBAUAN KE MASYARAKAT

Dalam keterangan terpisah, TMC Polda Metro Jaya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan genangan air melalui saluran resmi. Pengendara juga diminta untuk menghindari mengambil jalur yang tergenang dan menggunakan rute alternatif yang telah disediakan.

BPBD DKI Jakarta juga menyatakan telah mengaktivasi tim tanggap darurat di berbagai titik untuk melakukan pemantauan dan penanganan banjir. Tim juga siap memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, termasuk evakuasi jika diperlukan.

“Kami terus memantau perkembangan kondisi banjir di seluruh Jakarta. Bagi warga yang berada di wilayah rawan banjir, silakan segera menghubungi nomor darurat BPBD DKI Jakarta jika membutuhkan bantuan,” tambah Isnawa Adji.

Hujan yang mengguyur Jakarta diperkirakan akan terus berlanjut hingga siang hari Minggu dengan intensitas bervariasi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan deras dan banjir di beberapa wilayah Jabodetabek.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!