ASMAT, The Wasesa News – Personel Satgas Yonif 123/Rajawali, khususnya yang bertugas di bawah naungan Pos Suator, menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalin toleransi antarumat beragama di wilayah penugasan Papua Selatan. Menjelang peringatan Hari Kenaikan Isa Almasih yang jatuh pada tanggal 5 April 2026, para prajurit berjuluk “Rajawali” ini secara aktif berkolaborasi dengan warga Kampung Binam, Distrik Suator, Kabupaten Asmat, untuk menggelar aksi kerja bakti massal berupa pembersihan dan pengecatan Gereja Kampung Binam pada Kamis (02/04/2026). Kegiatan ini menjadi simbol keharmonisan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menyambut hari besar keagamaan di tanah lumpur Asmat yang penuh dengan nilai persaudaraan.

Aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut dipenuhi dengan suasana kehangatan dan kekeluargaan yang begitu kental. Personel Satgas Yonif 123/Rajawali bersama masyarakat bahu-membahu menyisir setiap sudut lingkungan gereja guna memastikan tempat ibadah tersebut dalam kondisi asri dan nyaman. Kegiatan dimulai dengan memungut sampah di area halaman, menyapu ruang utama gereja, hingga melakukan pengecatan ulang pada bagian dinding yang warnanya mulai memudar akibat faktor cuaca ekstrem di wilayah pesisir Papua Selatan. Semangat gotong royong yang tercipta di lapangan menjadi bukti otentik bahwa kehadiran TNI di perbatasan tidak hanya soal menjaga kedaulatan fisik, melainkan juga menjaga kedaulatan batin melalui kerukunan umat.
Komandan Pos Suator, Kapten Inf. Aril Naibaho, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata dari kepedulian Satgas Yonif 123/Rajawali terhadap kebutuhan sosiokultural masyarakat setempat. Menurutnya, membantu persiapan hari besar keagamaan adalah salah satu cara terbaik untuk memberikan penghormatan tulus kepada umat Kristiani di wilayah Distrik Suator. “Kami merasa sangat terhormat dan bahagia dapat berbagi kebahagiaan serta berpartisipasi langsung dalam persiapan menyambut Hari Kenaikan Isa Almasih bersama seluruh warga di Kampung Binam. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam membangun kebersamaan melalui aksi sosial yang bermanfaat,” ujarnya dengan senyum ramah kepada media.

Satgas Yonif 123/Rajawali Fokus Bangun Kebersamaan di Distrik Suator
Kegiatan bersih gereja yang diprakarsai oleh Satgas Yonif 123/Rajawali ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari para tokoh masyarakat di Kampung Binam. Salah satu tokoh masyarakat setempat, Bapak Agustinus, secara terbuka menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas inisiatif dan tenaga yang dicurahkan oleh para prajurit Rajawali. Menurutnya, keterlibatan TNI dalam urusan perawatan rumah ibadah sangat membantu warga, terutama bagi jemaat gereja yang sedang fokus mempersiapkan rangkaian ibadah sakral di minggu ini. “Terima kasih banyak kepada bapak-bapak TNI dari Pos Suator yang sudah mau peduli dan membantu kami membersihkan gereja ini. Kami merasa sangat terbantu dan senang, apalagi sebentar lagi adalah hari besar kami. Semoga kebersamaan yang indah ini terus terjaga selamanya,” tuturnya dengan nada syukur yang mendalam.

Efek positif dari aksi bersih gereja ini tidak hanya terbatas pada terciptanya lingkungan tempat ibadah yang lebih nyaman dan indah dipandang mata, tetapi juga memberikan dampak psikologis yang kuat bagi masyarakat Asmat. Satgas Yonif 123/Rajawali melalui program teritorialnya terus berupaya mempererat tali silaturahmi agar tidak ada lagi jarak antara prajurit dan warga sipil. Di wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti Asmat, sinergi antara TNI dan masyarakat lokal adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan serta mempercepat pembangunan kesejahteraan di tingkat akar rumput.
Selain melakukan pembersihan fisik, personel Satgas Yonif 123/Rajawali juga menyempatkan diri untuk berdialog santai dengan warga guna mendengarkan berbagai aspirasi mengenai pembangunan di Kampung Binam. Pendekatan komunikasi sosial (Komsos) yang dibalut dengan kerja bakti ini dinilai jauh lebih efektif dalam menyerap informasi lapangan dibandingkan dengan patroli formal semata. Dengan gereja yang kini tampak lebih segar dengan cat baru, diharapkan antusiasme jemaat untuk melaksanakan ibadah Kenaikan Isa Almasih semakin meningkat, membawa kedamaian bagi seluruh keluarga besar masyarakat di perbatasan Papua Selatan.

Kapten Inf. Aril Naibaho juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus diprogramkan secara berkala di berbagai fasilitas umum lainnya. Satgas Yonif 123/Rajawali berkomitmen untuk selalu peka terhadap kalender hari besar keagamaan maupun nasional sebagai momentum untuk memperkuat integrasi sosial. Kehadiran prajurit di tengah jemaat gereja hari ini adalah pesan kuat bahwa TNI adalah pelindung bagi semua golongan dan penjaga keberagaman yang menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia.
Sebagai penutup, aksi kemanusiaan di Distrik Suator ini menjadi catatan prestasi non-tempur yang gemilang bagi jajaran Satgas Yonif 123/Rajawali. Keberhasilan memobilisasi masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan rumah ibadah menunjukkan kepemimpinan teritorial yang mumpuni dari personel di lapangan. Dengan semangat “Rajawali”, TNI akan terus terbang tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik, menjamin bahwa setiap jengkal tanah di Kabupaten Asmat tetap kondusif, harmonis, dan penuh dengan semangat gotong royong yang menjadi jatidiri sejati bangsa Indonesia.
Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123 Rajawali
