TANGERANG, The Wasesa News – Polresta Tangerang secara resmi memastikan kesiapan penuh dalam mengawal seluruh rangkaian perayaan Paskah 2026 yang dimulai dari peringatan Kamis Putih hingga Jumat Agung di wilayah hukum Kabupaten Tangerang. Langkah strategis ini diambil guna memberikan jaminan keamanan absolut bagi umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah di berbagai rumah ibadah, dengan fokus utama pada titik-titik keramaian jemaat seperti Gereja Bersama Citra Raya yang diprediksi akan dipadati oleh ribuan orang. Pengamanan ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui institusi kepolisian untuk menjaga marwah toleransi serta memastikan hak setiap warga negara dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, pada Kamis (02/04/2026), menegaskan bahwa seluruh personel telah diinstruksikan untuk melakukan pengamanan secara menyeluruh tanpa celah sedikit pun. Penegasan ini disampaikan sebagai respons atas dinamika keamanan wilayah yang menuntut kewaspadaan tinggi pada setiap momentum hari besar keagamaan. Polresta Tangerang memandang bahwa rasa aman dan nyaman adalah kebutuhan fundamental bagi jemaat, sehingga seluruh rangkaian prosesi liturgi dari pembukaan Kamis Putih hingga peringatan wafatnya Isa Almasih pada Jumat Agung nanti harus berjalan kondusif di bawah pengawasan ketat aparat gabungan.

Dalam keterangannya, Indra Waspada menjelaskan bahwa personel pengamanan telah disiagakan secara masif di titik-titik gereja yang dianggap memiliki tingkat kerawanan dan volume jemaat yang tinggi. Pengamanan yang dilakukan oleh Polresta Tangerang tidak hanya bersifat terbuka dengan kehadiran fisik petugas berseragam, tetapi juga mencakup serangkaian langkah preventif yang sangat teknis. Prosedur tersebut meliputi sterilisasi lokasi ibadah menggunakan alat deteksi khusus sebelum acara dimulai, pengaturan arus lalu lintas di jalur-jalur protokol menuju gereja guna mencegah kemacetan, hingga patroli rutin skala besar di sekitar area pemukiman dan tempat ibadah guna mempersempit ruang gerak pelaku tindak kriminalitas.
Sinergitas lintas sektoral menjadi kunci utama dalam kesuksesan operasi pengamanan yang digelar oleh Polresta Tangerang kali ini. Pihak kepolisian secara aktif berkoordinasi dengan unsur TNI dari Kodim setempat, jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, hingga pengurus internal gereja untuk memperkuat sistem pengamanan berlapis. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas yang mungkin muncul selama masa perayaan Paskah. Indra Waspada menerangkan bahwa pola pengamanan terpadu yang melibatkan seluruh stakeholder ini adalah manifestasi dari semangat gotong royong dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Tangerang yang sangat heterogen.
Penerapan pola pengamanan terbuka dan tertutup oleh Polresta Tangerang dimaksudkan untuk memantau situasi secara komprehensif, baik dari sisi pengawasan massa secara langsung maupun melalui fungsi intelijen di lapangan. Hal ini dilakukan agar setiap jemaat yang hadir di gereja dapat merasakan ketenangan batin yang total saat melaksanakan doa dan perenungan suci. Kapolresta juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama, untuk turut serta menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang selama ini telah menjadi kekuatan sosial di wilayah Kabupaten Tangerang yang damai.
Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada petugas kepolisian terdekat apabila menemukan hal-hal atau individu yang menunjukkan gelagat mencurigakan di sekitar area tempat ibadah. Polresta Tangerang telah menyiapkan kanal pelaporan cepat guna merespons setiap informasi dari warga secara instan. Kesadaran kolektif untuk saling menjaga keamanan lingkungan dinilai jauh lebih efektif dalam menangkal potensi ancaman daripada sekadar pengamanan fisik semata. Toleransi, menurut Indra Waspada, adalah kekayaan bangsa yang harus dirawat bersama sebagai benteng pertahanan dari segala bentuk provokasi yang memecah belah.
Seiring dengan meningkatnya intensitas kegiatan ibadah di Gereja Bersama Citra Raya dan gereja-gereja satelit lainnya, Polresta Tangerang juga memastikan bahwa protokol keselamatan tetap menjadi prioritas. Penyiapan kantong-kantong parkir yang terorganisir dan pintu masuk yang terjaga ketat oleh personel gabungan diharapkan dapat memperlancar alur keluar masuk jemaat tanpa menimbulkan kerumunan yang tidak terkendali. Polisi menjamin bahwa setiap prosedur pengamanan dilakukan dengan tetap mengedepankan sisi humanis, sopan, namun tetap tegas dalam menjaga prosedur keamanan yang telah ditetapkan sesuai standar operasional Polri.
Hingga berita ini diturunkan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Tangerang dilaporkan dalam keadaan sangat kondusif menjelang pelaksanaan Misa malam nanti. Kehadiran aparat kepolisian yang bersiaga di setiap sudut gereja memberikan rasa percaya diri bagi masyarakat untuk merayakan hari suci mereka. Pengabdian tanpa lelah dari para prajurit Bhayangkara ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia, memastikan bahwa cahaya kedamaian Paskah dapat dirasakan oleh seluruh umat yang merayakannya di bumi Tangerang.
